Posted by: bachnas | 11th Jul, 2010

Kecelakaan Lalulintas

Kecelakaan Lalulintas.
Dari hari kehari kita lihat kepadatan lalulintas terus menanjak. Tiada jalan tampa kendaraan, bahkan yang dulunya jalan tikus merupakan istilah jalan kecil yang lengang yang dapat digunakan sebagai jalan alternative sekarang inipun sudah macet.
Akibat dari kondisi ini tentu berefek juga pada kecelakaan. Kecelakaan semakin menanjak juga. Beberapa waktu yang lalu penulis membaca tulisan Prof. Harnen Sulistio dalam Jurnal Transportasi Volume 8, Desember 2008. Angka kecelakaan di Indonesia cukup tinggi terutama di jalan raya, dari 20928 kejadian kecelakaan pada tahun 2005 sebesar 98,54% terjadi pada jalan raya.

Nilai fatality to accident ratio yaitu nilai perbandingan jumlah kematian terhadap jumlah kecelakaan untuk Malaysia sebesar 0,019, sedangkan Indonesia berada pada posisi juara satu yaitu 0,56. Hal ini berarti setiap 100 kejadian kecelakaan untuk Malaysia meninggal 1,9 orang, untuk Indonesia ada 56 orang yang meninggal, Nah mengerikan toh. Gambar 1 melihatkan fatality to accident ratio dibeberapa Negara.

Apa langkah-langkah yang harus dilakukan terhadap hal ini? Ada orang yang lansung menuding Pemerintah, Pemerintah memang harus memikirkan dan mencari solusi terhadap hal ini. Tapi kalau menurut saya pemakai jalanlah yang harus memikirkan dirinya agar tidak mengalami kecelakaan, jangan terlalu cepat menyalahkan Pemerintah atau orang lain. Banyak penelitian yang melihatkan factor penyebab kecelakaan yang tertinggi adalah factor pengemudi (manusia) diatas 90%. Nah, berhati-hatilah dijalan raya, setiap kita sebaiknya melakukan penyuluhan atau menginformasikan agar harus berhati-hati dijalan raya, jangan mencelakai diri sendiri dan juga jangan mencelakai orang lain. Jangan pula ada yang berfikir yah inikan salah satu bentuk mengurangi kepadatan penduduk, kebangetan.

Responses

we must more carefully....

Leave a response

Your response:

*

Categories

Meta

Archives